Postingan

Menampilkan postingan dengan label Someone or Something

To The Boy I've Loved Before

I'm a fool who trust your words. I should keep it in my mind that those are just words and you never mean it. I should keep it in mind that you never put you heart in it when your tongue said it or when your fingers typed it.

Probably Your Song.

Beauty queen of only eighteen She had some trouble with herself He was always there to help her She always belonged to someone else He drove for miles and miles and wound up at her door He has had her so many times but somehow He want more "I don't mind spending every day Out on your corner in the pouring rain Look for the girl with the broken smile Ask her if she wants to stay awhile And she will be loved..",  He said. You said to me "Tell me everything, tell me all the things that bother you, come to me when u're sad, you're not alone."  Hey there, 800+ apart. How u're doing? I miss You.  Dramaga, May 2nd 2018. song lyric: She Will Be Loved by Maroon 5

Surat di Persimpangan

Ketika saya menulis ini, suara lembut David Cook dalam   “Always be My Baby”, Mocca dalam “I remember” melatari saya. Baik, saya mulai. Hai, Hallo.  Apa kabar tuan? Sudah berapa lama sejak tuan menjalani perjalanan yang benar-benar baru? Sudah berapa lama saya diam terpaku dipersimpangan jalan melihat punggung tuan jadi bayang-bayang yang bergerak menjauh? Rasanya sudah lama sekali tak melihat matamu yang sehangat matahari terbit itu. Aku tidak akan bertanya bagaimana perjalanan tuan  sekarang. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya juga sudah mulai melangkah lagi, meneruskan perjalananku sendiri. Kita berbeda jalan sekarang, how strange it is when u’r not by my side anymore :’).  Tuan, karena jalan kita berbeda, maka apa yang tuan lihat, dengar, dan temui  tentulah berbeda dengan saya. Jadi, jikalau suatu saat jalan kita bermuara pada sebuah pertemuan, mari saling bertukar cerita. Saya ingin mendengarnya sambil menikmati secangkir kopi di sebuah ...

Aku Suka Fajar Part II

Hai, Venus! Malam-malam yang lalu.... begitu pekat, tapi wajahmu terlihat begitu terang. begitu sepi, tapi tawamu begitu nyaring. begitu tenang, tapi jantungku berdetak tak beraturan. Hai, Venus! Aku menyebutmu Venus, Bintang paling terang  muncul saat fajar karena tangis pertamamu pecah dibawah langit yang dirajainya. Dan saat itulah anugrah untukku dilahirkan. Kamu.

Let it flow

Mengalir, ya memang itu yang selama ini selalu gue inginkan. Bukan yang dipaksakan, beradaptasi dengan cepat dan membuat batas-batas fase. Gue rasanya nggak butuh deklarasi atau apalah itu namanya. Berjalan perlahan-lahan, menikmati setiap perkembangan, sedikit demi sedikit, merasakan bagaimana pahit manisnya bersabar, bukankah itu semua hal yang indah meski saat menjalaninya serba salah dan sering tergoyah? Dan bukankah disitulah letak nikmatnya? Nikmat untuk merasakan proses dengan perlahan-lahan......

Hujan kala itu.

Dingin yang terusik, dan gaduh diganggu suara berisik. Nada-nada melantun bergitu saja. Indah? Tidak juga. Ini bukan tentang konser mega bintang atau apalah. Tapi.... Bagi anak-anak adam sudah cukup untuk sekedar mencegah kebekuan. Sekedar menjaga perapian tetap menyala.... 30 Desember 2012

Wajahmu

Kau tau Ra,  semalam bintang gemintang lenyap.  Mereka berpindah ke wajahmu. ~