Postingan

Untuk Seseorang

OK, aku beritahu kau! Aku suka Jalan pikiranmu. Aku suka kepekaanmu. Tapi, AKU BENCI perasaanmu yang kekanak-kanakan! Aku benci egomu yang keterlaluan! Aku benci! Aku benci Ekspresimu! Aku benci matamu ketika kau menatapku dan bicara padaku! Kau tau? KAU begitu MENYEBALKAN akhir-akhir ini! Kenapa semua itu malah membuat egomu semakin besar? Kapan kau akan lebih BIJAK? Kapan kau mau mencoba untuk melihat dari sudut pandang orang lain? KAPAN?

Choices?

Bukankah pilihan-pilihan ini amat mengerikan? Semua orang tau, ada 1 dari 1000 pilihan yang tepat. Namun, siapa yang tau di mana yang 1 itu? Apakah ada dalam tumpukan jerami? Dalam deru derai ombak? Di antara kilauan berlian? Who knows?

Dia? Kakakku????

Dia? Dia yang kalian (kalian serta mereka paksakan aku juga) sebut dia KAKAK???? Apa-apaan dia itu?? Kakak macam apaaa?? Dia itu jahat! Bodoh! Konyol! Dia terlihat senang saat mempermainkanku? Pantaskah aku sebut dia kakak? Jih!!! Aku muak! Muak sekali dengan wajahnya!  Dia itu..... Aku lebih suka menyebutnya SETAN!! Aku tak peduli jika kalian marah padaku! Aku TIDAK PEDULI! Karena kalian tau. AKU INI JUGA MANUSIA!!! Kalau dia memang memperlakukanku seperti itu. Maka beginilah responku! Terserah tujuan dia baik atau tidak! Yang jelas aku benci PERLAKUANNYA padaku selama ini!!! AKU MUAK!!!!!!!

Kaeritakunatta yo :')

Aku lelah. Lelah, sangat, amat. Aku merindukan rumah. Perjalanan ini terasa terlalu panjang dan melelahkan Terlalu banyak hal-hal memuakkan. Aku ingin pulang ke rumah. Rumah dimana kau menunggu Rumah dimana kau adalah orang pertama yang aku lihat saat aku tiba. Kau ada disana dan melebarkan lengan-lenganmu. Menyambutku. Menyediakan tempat untuk aku menghamburkan tangis bahagia Dalam pelukanmu......

A Secret Admirer

Aku masih berusaha mengikuti ketidakjelasan instingku untuk selalu membuntuti bayangmu.  Meski itu berati aku harus bersembunyi dalam keremangan, bertransformasi menjadi debu dan bergabung dengan kabut abu2 samar yang terlihat suram.  Berusaha agar tak tertangkap basah olehmu. Dan aku harap aku tetap aman untuk menguntitmu seperti ini sampai kau benar2 jauh dan tak terjangkau oleh pandanganku, atau sampai sampai angin2 meniupku shg aku benar2 jauh darimu. Rasanya konyol memang, mengikuti insting yang jelas tidak bertujuan itu.  Jadi, biarlah aku - maksudku - ijinkan aku untuk tetap berdiri disini, memandangmu dengan rasa kagum yang tak ada habisnya, dan menikmati keindahanmu. Meski kau tak kan pernah tau.  Tapi statemen itu berhsil tersingkir ketika ada kebahagiaan tersendiri saat aku melihat semua gerak-gerikmu. Entah kebahagiaan macam apa ini yang bisa muncul hanya karena melihatmu dari dalam keremangan. Pernah terfikir olehku untuk benar-benar muncul di...

Mantra

Bahkan, untuk sekedar menatap wajahnya pun aku tak berani. Pernah, ku coba menatap langsung wajah bundarnya itu, tampak sesimpul senyum sederhana melengkung indah di bibirnya. Dan yang terjadi, pipiku merah, lidahku kaku, ternggorokannku kering serasa tercekat, tubuhku terasa ringan, seakan angin mampu menerbangkan aku tinggi bersama awan-awan. Aku penasaran bagaimana dia bisa begitu magis. Mantra apa yang slalu ia ucap sehingga mampu melumpuhkan aku hanya dengan sesimpul senyum itu?

Siklus

Samudra, Ku larung lara ini. Berharap debur ombak memecahnya Mentranformasikannya, menjadi jutaan sajak sendu lautan. Matahari, Uapkan sajak-sajak sendu itu. Bawa mereka membumbung tinggi Berkumpul bersama awan-awan hitam kelam. Angin, Tiupkan amukanmu, Hempaskan awan-awan itu Lempar mereka ke atas daratan menabur seribu kegelisahan. Hujan, Tetes-tetes awan sendu berjatuhan, Mengetuk jendela-jendela kaca, Jendela-jendela kamar yang tak pernah tebuka. Kau! Lihatlah! Dengarlah! Tidakkah kau sadar? Laraku, dukaku yang kian pilu, Luruh, menetes sendu di kaca-kaca jendelamu! Makin deras, dan lebih deras lagi! Tapi, pernahkah sedikit saja kau peduli? TIDAK!

Kenapa....

Kau selalu memintaku untuk mengerti dirimu... Kau selalu memintaku untuk memahami dirimu... Kau selalu memintaku untuk menghargai dirimu... Dan kau pun selalu memintaku untuk menghormatimu... Tapi, apakah kau yakin kau sudah mengerti diriku? Apakah kau yakin kau sudah memahami diriku? Apakah kau yakin kau sudah menghargai diriku? Dan apakah kau juga sudah menghormati diriku? Mengapa kau begitu egois? Kenapa kau tak pernah mau tau tentang keadaanku? Kenapa kau tak pernah memaklumi keadaanku dan latar belakangku? Tak taukah kau aku menderita...?? Kenapa kau selalu memaksakan aku untuk mengikuti semua keinginanmu dan membuat diriku menjadi orang lain? Aku bahkan sampai tak mengenal siapa diriku sekarang...!! Kau tak pernah menghiraukan aspirasi dan keinginanku. Begitukah caramu menghargai dan menghormati diriku? Kau selalu bertanya padaku 'aku anggap kau apa' dengan expresi menangis, saat aku tak penuhi keinginanmu... Tapi, Kau sendiri menganggap aku ini apa?? Apak...

Gelap

Selamanya? Agaknya kata itu terlalu abu-abu untuk keadaan kita yang sekarang ini Tidakkah kau lihat, cahaya di ujung lorong gelap yang kita lalui sudah mulai meredup? Ku kira kita tak akan sanggup bertahan hanya dengan cahaya semu yang mulai meredup itu Ku kira kita akan mulai mengakhiri perjalanan sampai di sini..

Hujan Bulan Desember

Gambar
Ku titipkan rindu sendu ku pada hujan di bulan Desember Yang entah akan kau terima atau hilang terbawa arus ke samudra

Mengulang Saat Kanak-kanak

Gambar
Kita mengulang lagi masa lalu, yang telah lama sekali berlalu,... Masih sama seperti dulu... Kau datang minta bantuan saat petang menjelang... Kita saling berbicara, membicarakan tetang hal yang masih sama seperti dulu... Kau selalu tanya tentang hal itu, tentang dia yang kau incar... Setelah kau dapatkan informasi tentang dia, kau pergi dengan ucapan terimakasih yang khas, masih sama seperti dulu.. Kau pergi menyisakan sesuatu yang tak pernah kau tau, dari dulu... Sampai sat ini pun kau masih belum tau... Sesuatu yang masih tetap kupendam dalam.... Ingin kuucapkan,, tapi ku tak bisa, itu yang tak pernah bisa kulakukan sejak dulu.. Hanya kupendam, dan masih terpendam disini, tependam sangat dalam.. Kubiarkan saja terpendam,, agar hanya aku yang bisa merasakan...

Sinar Semu

Gambar
Diantara kalian, aku hanyalah planet yang hanya mampu memantulkan sinar bintang yang kalian pancarkan... Nampak terang memang, tapi itu hanyalah sinar semu... Tidak seperti sinar kalian, yang terang lagi nyata dan kalian miliki sendiri...

Sesak.....

Gambar
Ruang gelap nan sempit, yang lebih mirip lorong ini, ber-atmosfirkan memori-memori itu, penuh,.. sesak...!!

Gentle Wind and Warm Love

Gambar
Lembutnya hembusan angin, menghembuskan namamu di telingaku.. Hampir terasa seperti saat kau menghembuskan dengan lembut kata-kata itu... Bedanya angin memberiku dinginnya rindu... Sedangkan kau, memberiku hangatnya kasihmu...

Someday In The Lake

Gambar
Hari minggu itu aku akan pergi ke sebuah danau yang ada di dataran tinggi di kotaku. kali ini aku bersama seseorang. Aku menunggunya menjemputku. Tak berapa lama kemudian dia muncul dengan motornya. Lalu ia mempersilahkan aku naik ke motornya. Ia melajukan motornya kencang sekali. Aku hanya bepegangan pada pahaku sendiri, sengaja tidak berpegangan di pingganya karena aku tak suka seperti itu. Saat sudah sampai di tengah perjalanan. Terlihat pemandangan khas dataran tinggi, pohon, bukit, langit yang saat itu sedang cerah dan lain-lainnya. Dia bertanya padaku, "Indah sekali bukan?". Aku hanya menjawab, "Iya.". Dia bertanya lagi, "Kau suka?". "Ya begitulah.." jawabku.

Aku Suka Fajar

Taukah kau, mengapa aku suka saat fajar hingga saat mentari menyembul ke angkasa? Karna aku menyukaimu..... Aku suka dirimu seperti halnya aku menyukai fajar.... Kau tau kenapa?? Karna bagiku kau sama halnya dengan seberkas sinar fajar itu... Yang menjadi lebih terang, dan semakin terang hingga mentari meraja..

Sosok itu, entah dimana??

Gambar
Sudah lama ku tak melihat sosok itu.. Seseorang bertubuh mungil nan kurus. Berkulit kuning langsat... Berhidung mancung, Dan yang paling ku suka, sesimpul senyum dari bibirnya... Dimanakah ia bersembunyi saat ini?? Hebat sekali ia menyembunyikan dirinya,, Hingga tak pernah ku melihat sosok itu walau sekedip mata saja... Akankah suatu hari ia menampakkan senyumnya lagi di depanku?? Entahlah,, kutunggu saja...

A Song From You

Gambar
"Hello there, The angel from my nightmare The shadow in the background of the mourge The unsuspecting victim Of darkness in the valley We can live like Jack and sally if we want Where you can always find me We'll have halloween on christmas And in the night we'll wish this never ends, we´ll wish this never ends... I miss you, miss you" Uzumaki Nandut : "BLiNk 182.. 'i miSs you'," (25 September 2010 jam 17:31) Thanks for the first song you gived to me... D.F

Biarlah Hujan

Gambar
Biarlah rinduku ini aku buang ke lautan... Biar menguap menjadi awan.... Lalu mengembun, Dan jatuh menjadi hujan yang membasahi jendelamu...

Karakter Cewek Berdasarkan Zodiak

WANITA CAPRICORN Wanita yang jangkung, langsing, dan tenang. Begitu marah, ia akan sangat galak. Ia akan dapat bekerja dengan lebih baik daripada beberapa pria, dan dia adalah wanita yang sangat percaya diri. Menurut pendapatnya, wanita bukanlah sekedar bunga untuk penghias rumah atau kantor dan jelas bukan gender yang lemah yang membutuhkan pertolongan saja. Ia suka mengendalikan dan menyembunyikan emosinya yang lemah. Ia tidak akan pernah mencoba untuk mengubah siapapun, dan ia akan berusaha menerima mereka apa adanya. Jika ia tidak menyukai seseorang, maka ia tidak akan akan mengkritik atau memberi komentar, tapi langsung tidak memperdulikan orang itu sama sekali.