Mantra
Bahkan, untuk sekedar menatap wajahnya pun aku tak berani.
Pernah, ku coba menatap langsung wajah bundarnya itu, tampak sesimpul senyum sederhana melengkung indah di bibirnya.
Dan yang terjadi, pipiku merah, lidahku kaku, ternggorokannku kering serasa tercekat, tubuhku terasa ringan, seakan angin mampu menerbangkan aku tinggi bersama awan-awan.
Aku penasaran bagaimana dia bisa begitu magis. Mantra apa yang slalu ia ucap sehingga mampu melumpuhkan aku hanya dengan sesimpul senyum itu?
Pernah, ku coba menatap langsung wajah bundarnya itu, tampak sesimpul senyum sederhana melengkung indah di bibirnya.
Dan yang terjadi, pipiku merah, lidahku kaku, ternggorokannku kering serasa tercekat, tubuhku terasa ringan, seakan angin mampu menerbangkan aku tinggi bersama awan-awan.
Aku penasaran bagaimana dia bisa begitu magis. Mantra apa yang slalu ia ucap sehingga mampu melumpuhkan aku hanya dengan sesimpul senyum itu?
Komentar
Posting Komentar